Friday, 12 August 2016

[Resensi] Cara Mengelola Waktu Para Miliarder


Judul               : 99 Perbedaan Cara Mengelola Waktu  Miliarader Vs Orang Biasa
Penulis             : Monica Anggen & Erlita Pratiwi
Editor              : Mira S

Penerbit           :  PT. Gramedia Widiasarana Indonesia (Grasindo)

Cetakan           : Pertama, November 2015

Halaman          : vi + 306 halaman

ISBN               : 978-602-3752-62-1

Peresensi         : Ratnani Latifah, penikmat buku dan penyuka literasi, alumni Unisnu Jepara


 “Kunci kesuksesan terletak bukan pada bagaimana kita menghabiskan waktu, namun bagaimana kita menginvestasikan waktu yang kita miliki secara tepat.” (hal. 15)

Menjadi seorang yang sukses—milarder  itu bukan hal yang mudah. Tapi harus ada kemuan dan usaha keras untuk mewujudkannya. Salah satunya  dengan management waktu yang baik. Banyak anggapan dari orang-orang yang belum tahu bahwa miliarder itu hanya bisa hidup santai dan bermewah-mewahan. Padahal  anggapan itu keliru. Dari buku ini akan  diungkap bagaimana para milarder mengelola waktu yang baik.

Selalu Bangun Lebih Pagi.  Dengan bangun lebih pagi, para miliarder  memiliki waktu yang lebih banyak.  Bisa memulai hari lebih awal daripada orang biasa, bisa berolahraga, menyusun daftar pekerjaan yang harus selesai dan sebagainya. (hal. 3)  

Melipatgandakan Waktu. Artinya  tidak pernah menyia-nyiakan atau menghemat waktu. (hal. 15) Ketika orang biasa terpaksa menghemat waktu kerja demi bisa mengerjakan hal lain, para miliarder melipatgandakan waktu dengan mempekerjakan orang yang bisa melakukan pekerjaan-pekerjaan yang ingin mereka lalukan. Mereka tidak takut tersaingai atau berbagi peluang usaha berbanding terbalik dengan orang biasa.

Memilih Menghabiskan Waktu dengan membaca. Ini adalah salah satu kebiasan milarder yang bisa diteladani. Mereka tidak ingin menyia-nyiakan waktu hanya dengan bersantai saja. Santai sambil belajar—itulah membaca. Karena dari membaca bisa menyerap banyak informasi. Membaca akan menuntun untuk memperluas pengetahuan, dalam banyak bidang. Hal ini seperti yang dilakukan Mark Zuckerberg—pemilik dan pendiri Facebook ini, mengampanyekan gerakan membaca.  (hal. 22)  Ini adalah cara terbaik dalam memanfaatkan waktu luang.

Memiliki disiplin yang tinggi.  Mereka beranggapan bahwa waktu itu sangat berharga dan tidak boleh disia-siakan. “Time is money” begitulah semboyan mereka. Jadi mereka selalu bertanggungjawab penuh atas waktu yang dimiliki.  Shoppenhour berkata, “Orang biasa tidak terlalu memedulikan waktu yang mereka miliki, sementara orang bijak tahu bahwa waktu harus digunakan dengan sebaik-baiknya.” (hal. 29) 

Membiarkan Hasil yang Berbicara.  Para miliarder tidak perlu berbicara banyak kepada orang lain betapa pekerjaan yang harus mereka kerjakan dalam sehari melebihi pekerjaan yang bisa dilakukan oleh orang biasa. Daripada banyak bicara, mereka lebih senang menunjukkan hasil pekerjaan mereka secara langsung. (hal. 67)

Selalu Tepat Waktu.  Dalam kamus para miliarder, mereka selalu berusaha datang tepat waktu. Disiplin yang tinggi terhadap waktu, membuat para miliarder mampu menyelesaikan banyak pekerjan dalam satu hari hingga mereka masih memiliki waktu untuk kesibukan lainnya. (hal. 146)

Membuat Rencana Sekaligus Mewujudkannya. Para miliarder selalu bergerak cepat. Mereka tidak hanya membuat banyak rencana tanpa mengaplikasikannya. Namun dalam sekali waktu mereka membuat rencana juga mewujudkannya. Napoleon Hill berpendapat, “Jangan menunggu karena tak akan pernah ada waktu yang tepat. Mulailah dari sekarang dan berusahalah dengan segala yang ada. Seiring waktu, akan ada banyak cara yang lebih baik asalkan mau tetep berusaha.”  (hal. 204)


Selain tujuh cara mengelola waktu yang sudah dipaparkan masih sembilan puluh dua lagi, cara mengelola waktu yang baik. Serta dilengkapi quote-quote inspiratif dan kisah-kisah dari para miliarder itu sendiri.  Buku ini dipaparkan dengan bahasa yang mudah dipahami. Membuka cara pandang  tentang pentingnya mengatur waktu. Hanya saja sekilas buku ini terlalu memandang sebelah pada orang biasa. Tapi lepas dari kekuranganan itu buku ini patut untuk dibaca. Apa lagi banyak kutipan-kutipan yang memotivasi untuk menghargai waktu. Dari beberapa quote, saya sangat suka quote ini, “Anda tidak membuang-buang waktu jika Anda menghabiskan waktu Anda dengan bijak.” (hal. 149) 

Dimuat di Koran Pantura, Rabu 10 Agustus 2016 


2 comments:

  1. Kunci kesuksesan para miliarder ada di buku ini nih ya mbak, ibaratnya.
    angka 99 spesial. Speerti Asmaul Husna
    Heee

    ReplyDelete