Tuesday, 31 May 2016

Berkah di Balik Memiliki Hobi Membaca

Beberapa koleksi tumpukan buku di rumah
“Hidup tanpa buku seperti ruang gelap tak berlampu” 
~Titon Rahmawan~  [1]

Jika ditanya kenikmatan apa yang paling saya gemari? Tanpa pikir panjang maka saya akan menjawab  membaca. Yah, membaca adalah  kegiatan paling asyik dan nikmat.  Tanpa ke-mana-mana kita bisa berselancar ke negeri manapun yang kita inginkan.  Dan dengan membaca sejuta pengetahuan bisa kita genggam. Bukankah sudah menjadi rahasia umum, bahwa dengan membaca kita bisa membuka jendela dunia? Rasanya sangat sayang jika tidak memiliki  kegemaran yang satu ini.

Membaca itu benar-benar asupan gizi yang baik otak.  Membaca bisa mengurangi tingkat stres. Dan saya rasa ini sangat benar.  Ketika saya merasa sumpek atau sedang butuh ketenangan, membaca menjadi obat mujarab untuk menghilangkan kesumpekan itu.  Itulah kenapa buku selalu saya anggap sebagai teman juga guru terbaik yang pernah ada. Sebagaimana yang dipaparkan Charles William Eliot, “Buku adalah teman yang paling tenang dan konstan; mereka adalah konselor paling mudah dan bijaksana, serta guru yang paling bijak.” [2] 

Dan karena alasan itu pula saya selalu antusias jika sesuatu yang berhubungan dengan buku. Saya akan selalu rela mengeluarkan uang lebih jika itu untuk membeli buku. Tidak apalah jika tak membeli sepatu baru dulu yang penting buku baru walaupun dengan jumlah terbatas juga. Lalu ketika ada pameran buku dengan semangat saya akan mendatangi. Melihat buku itu seperti melihat timbunan harta karun yang harus segera didapatkan.

Seperti ketika melihat postingan lomba di blog Mbak @anneadzkia21, saya langsung suka dan ingin mengikuti lomba dengan tema menarik ini—aku dan buku. Rasanya cocok banget dengan saya yang memang penikmat buku. Yuk, ikutan Giveaway for Booklovers di blognyaAnne Adzkia juga.

Buku dengan sejuta ilmu buka dengan sejuta kenikmatan lain yang mungkin luput dari perhatian orang.  Kenapa saya berkata seperti itu? Karena dari hobi membaca dan suka berjibaku dengan buku, saya mendapatkan sesuatu yang lebih. Sebuah momen di mana saya sangat senang dan tidak ingin berpaling dari buku.

Bagaimana tidak? Saya yang sangat suka membaca membuat saya ingin mempromosikan buku-buku tersebut pada khalayak umum. Tentu saja dengan harapan orang-orang  akan tertarik dan ikut membeli dan membaca. Alasan itulah yang kemudian membuat saya mulai meresensi. Sebuah momen yang kemudian menjadi hal yang paling berkesan sejak saya suka membaca dan berjibaku dengan buku.  Alasan kenapa meresensi menjadi momen yang sangat berkesan semua akan saya jelaskan dalam pembahasan di bawah ini.

Manfaat di balik hobi membaca menurut versi saya

1.          Mendapat  fee dari pemuatan naskah di media

Ketika naskah saya dimuat di sebuah media, saya mendapat fee yang lumayan untuk digunakan jajan buku lagi.  Bukankah itu mengasyikkan?  Dari buku menjadi buku lagi. :) 

2.         Diajak kerjasama dengan penerbit dalam mengadakan giveaway—sebagai host.

Sejak memiliki kebiasaan meresensi setelah membaca buku, saya juga semakin rajin mengisi blog dengan hasil resensi berbagai jenis genre buku. Baik itu buku lama atau buku baru. Baik yang dimuat di media atau tidak. Nah pada, suatu hari ada pencarian untuk kerjasama menjadi host untuk giveway sebuah penerbit. Saya pun mencoba ikut peruntungan dan alhamdulillah bisa terpilih. Meski jujur saya saya baru dipercaya menjadi host dua kali. Tapi itu pengalaman berharga karena hobi membaca buku.  

Pernah Menjadi Host  GA dari Dua Buku Ini 

3.    Kerjasama dengan penulis dalam promosi buku

Beberapa kali saya berkesempatan membantu penulis dalam promosi buku mereka. Salah satunya dengan program baca bareng dalam jejaring sosial twitter. Saya mengulas tentang isi buku baik dari segi kelebihan dan kekurangan.  Beberapa yang lainnya  dengan meresensi buku baik lewat media blog atau media koran.

Beberapa Buku dari Penulis Langsung 

Begitulah kira-kira momen berkesan saya dengan buku.  Rasanya menjadikan buku sebagai teman bukanlah hal yang salah.  Buku memberi banyak sekali manfaat. J


Srobyong, 31 Mei 2016 

15 comments:

  1. Benar sekali.
    Saya sudah hobi membaca buku sejak SD juga
    Kini saya berhasil menerbitkan buku
    Alhamdulillah
    Salam hangat dari Jombang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamay dengan buku yang sudah diterbitkan. Salam dari bumi Jepara Pak. ^_^

      Delete
  2. Ikutan nambahin poin manfaat membaca ah, yaitu menerima job endorse atau review buku dari penulis. Membaca memang asyik dan mendatangkan manfaat ya mbak. Makasih udah ikutan GAnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak bener banget, membaca memiliki banyak sekali manfaat.

      Sama-sama Mbak, saya senang bisa ikut berpartisipasi. ^_^

      Delete
  3. Ngejleb banget tulisannya mbak. Nampol dah hhhee... tulisannya mmbuka tabir sesungguhnya kedekatan antara mba ratna dan buku.
    sukses ya mbak say lombanyaa....^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hheh terima kasih Rohma sudah mampir ^_^

      Aamiin. ayuk ikutan juga lomba ini

      Delete
  4. keren dech mbak ini, resensi bukunya banyak bangat. salam kenal yach mbak dan semoga menang giveawaynya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih Mbak ^_^ Aamiin. Doa yang sama buat Mbak Adelina ^_^

      Delete
  5. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  6. resensi mba ratna bagus2 sih, oiya mba klo sdh tembus gmn cara ngasih tau info ke penerbit buku dr buku yg tlh d resensi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Konfirmasi saya sama bagian promosi penerbit

      Delete
    2. saya kira kirim ke emailnya penerbit, mksih mba infonya,
      sukses terus buat mba ratna.. ^_^

      Delete
    3. This comment has been removed by the author.

      Delete
    4. Sama-sama ^_^ Aamiin, sukses juga buat sampeyan ^_^

      Delete