Wednesday, 17 February 2016

[Review] Mengenal Mitos Lewat Kumpulan Cerpen


Judul               : Orang Bunian
Penulis             : Vendo Olvando, dkk
Penerbit           : UNSA Press
Cetakan           : Pertama, Januari 2016
Halaman          : vi + 144 halaman
ISBN               : 978-602-71176-8-6

Buku  ini merupakan kumpulan cerpen pilihan UNSA 2015.  Di mana seleksi dimulai dari Januari hingga Agustus 2015 dengan persaingan yang sangat ketat. Hingga akhirnya  bersisa 11 cerpen dengan mengambil tema  mitos  dan dongeng kontemporer yang dibukukan ini.  Dari 11 cerpen ini  ada yang merupakan  cerpen  pemenang utama dari pemilihann UNSA 2015, ada yang sebagai kategori cerpen favorit pembaca dan tata bahasa terbaik, cerpen dengan penokohan terbaik, dan cerpen dengan setting terbaik.

Inilah cerpen-cerpen pilihan yang masing-masing memiliki keunikan masing-masing; Orang Bunian, Sajak-Sajak Bulan, Lelaki yang Bertemu Kupu-Kupu Thanatos, Perempuan yang Menikahi Belik, Tuan Deputi Kincung, Bocah Rebo Wekasan. Seekor Kuda yang Melesat di Angkasa, Janin Kayu, Laki-Laki yang Terkenang Sebagai Anjing, Malaikat-Malaikat peminang dan Hantu Peminum Kopi.

Orang Bunian ini merupakan cerpen pemenang utama. Sebuah cerpen karya Vendo Olvando. Bercerita tentang seorang warga yang melihat sebuah pusaran air disungai Jambu yang terbuka lebar. Di sana dia melihat bidadari yang seolah telah menunggunya. Tempat itu sangat  indah seperti taman surga.  Dia juga disuguhi makan enak. Ketika ditawari untuk tinggal di sana dan menjadi kaum mereka, —Orang Buniandia, dia pun mengangguk. Ternyata semua yang dikatakan Warni benar, tapi ada satu hal yang tidak pernah Warni ceritakan. Entah apa yang tidak diceritakan Warni—orang yang pernah dibawa Orang Bunian. Dan siapa sebenarnya Orang Bunian itu?  (hal. 1)

Perempuan yang Menikahi Belik karya Andaru Intan. (hal. 43)  Diceritakan konon ada desa di salah satu kabupaten di Pulau Jawa yang hilang. Dulu di sana ada seorang anak ditemukan dari perempuan yang tidak bersuami. Konon katanya perempuan itu telah menikah dengan belik. Apakah masuk akal? Tentu tidak. Tapi pada kenyataannya perempuan itu setelah berkali-kali mandi di belik yang katanya pantang digunakan—kutukan, terlihat lebih cantik dan kemudian perutnya membuncit. Benarkan perempuan itu menikahi belik? Atau ada rahasia lain di balik belik?

Bocah Rebo Wekasan karya Umar Affiq (hal. 65) Pertema membaca cerita ini langsung tertarik, karena jujur mengingatkan tentang arti di balik kata rebo wekasan itu sendiri. Cerpen ini bercerita tentang seorang anak yang lahir pada hari yang kata orang merupakan waktu turunnya mala petaka di alam semesta—rebo wekasan (hal. 67) Sejak kelahiran anak itu ada saja mala petaka yang datang.  

Membaca cerpen-cerpen pilihan ini membuat saya mengingat kembali tentang mitos-mitos yang kerap mewarnai kehidupan saya sendiri. Khusunya tentang masalah rebo wekasan dan hantu peminum kopi. Lalu saya dikenalkan dengan  banyak lagi mitos yang ada di berbagai tempat. Dan ketika dituangkan dalam sebuah cerpen ternyata sangat asyik dinikmati. Apalagi jika dikemas dengan bahasa yang ringan dan ada twist endingnya.

Hanya saja saya masih menemukan beberapa kesalahan penulisan dan cetakan tulisan agak buram. Tapi lepas dari kekurangannya buku kumpulan cerpen ini recomended untuk dibaca. Temukan banyak cerita seru dan mengenal kembali berbagai mitos lewat cerpen.

Beberapa quote yang saya dapat dari membaca kumpulan cerpen ini cukup mengingatkan kita akan hakikat kematian.

  • Kematian selalu hadir dengan berbagai cara, tapi mengejutkan. Kematian serupa layang-layang yang mudah dikendalikan, tapi jadwalnya sulit ditebak. (hal. 10) [Dari cepen Sajak-Sajak Bulan_Zhaennal Fanani]
  • Keabadian hanya milik Allah (hal .11)  [Dari cepen Sajak-Sajak Bulan_Zhaennal Fanani]
  • Bagiku  kematian adalah seorang kawan laman. Sebelum dilahirkan, manusia adalah ketiadaan; wujud lain kematian. Maka ketika seseorang mati, sesungguhnya mereka hanyalah kembali kepada bentuk ala mereka; ketiadaan! (hal. 38)  [Dari cerpen Lelaki yang Bertemu Kupu-Kupu Thanatos] 

4 comments:

  1. Aku penasraan sma belik iku apa yo mbk... trus kurang ngeh lagi sma org bunian hhhee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Perempuan yang Menikahi Belik memang membuat penasaran. hheh itu harus baca dulu Orang Bunian baru ngeh, hehhh

      Delete
  2. Replies
    1. Iya cerpen genre iki sangat asyik untuk dinikmati ^_^

      Delete